
Kebiasaan buruk dapat menghambat karier kamu. Penyebabnya mulai dari keterampilan personal yang lemah, sering menunda-nunda pekerjaan, dan kurang kemampuan teknis lainnya. Artinya kebiasaan buruk yang sulit kamu ubah dapat menjadi hambatan besar dalam hidup.
Sikap keras kepala menjadi salah satu penyebab kebiasaan buruk. Dan sikap ini dapat diubah oleh diri sendiri. Hal ini berdasarkan penelitian Joseph Grenny, seorang penulis buku Crucial Conversations dari New York Times terhadap 5.000 orang responden, di mana 10% dari responden telah berhasil menciptakan perubahan dan bertahan lama dalam kebiasaan baru yang lebih baik.
Penelitian tersebut menyimpulkan, beberapa orang menjadi lebih sukses dari yang lain karena memiliki keunikan. Orang-orang sukses percaya pada diri mereka sendiri, menghilangkan sikap malu, dan memiliki kemampuan mengembangkan keterampilan terus-menerus. Kesemuanya diraih melalui proses pembiasaan diri.
Grenny menyarankan, untuk mengubah kebiasaan buruk menjadi kebiasaan baik diperlukan lima trik, antara lain:
1. Mampu Mengatur Jarak
Sebagai makhluk individu, manusia sangat dipengaruhi oleh lingkungan sekitar. Mengatur jarak dengan pemicu kebiasaan buruk menjadi salah satu cara mengubah kebiasaan buruk. Seseorang yang terbiasa mengkonsumsi makanan yang mengandung zat adiktif, dapat mengubah kebiasaan dengan menjaga jarak dengan makanan-makanan berzat adiktif.
Begitu juga sebaliknya, seseorang akan terjebak untuk melakukan kebiasaan baik saat mendekatkan diri dengan pemicu kebaikan. Tak menutup kemungkinan, karir kamu akan melejit jika kamu membuat lingkungan kerja senyaman mungkin dan bisa memantik kamu melakukan kebiasaan baik.
2. Selektif dalam Memilih Teman
Hubungan sosial biasanya dipengaruhi oleh preferensi dan pilihan pribadi. Kamu harus selektif dalam memilih teman. Orang lain dapat mengubah perilaku kamu. Dengan alasan apapun, ikatan sosial antara kamu dengan orang-orang terdekat dapat memengaruhi pikiran dan tindakan. Teman dapat memberi pengaruh signifikan terhadap apa yang kamu beli, makan, pelajaran, hingga berpakaian.
3. Atur Jadwal
Kebiasaan buruk dapat dieliminasi dengan mengatur jadwal kebiasaan baik. Tidak perlu bermuluk-muluk, membaca buku akan menjadi kebiasaan jika dilakukan dengan menjadwalkannya terlebih dahulu. Patuhi jadwal yang kamu buat, misalnya membaca buku setiap pukul 07.00 WIB. Lakukan terus-menerus, dan ini akan membuat kamu menjadi terbiasa melakukannya.
4. Terus Berlatih
Thomas Alva Edison tidak akan pernah menjadi penemu terhebat jika dirinya tidak membangun kebiasaan dan terus melatih dirinya. Seorang atlet tidak akan mencapai juara jika terbiasa berleha-leha. Kompetensi diri dibangun melalui proses berlatih secara teratur dan terstruktur. Kamu akan menjadi seorang presenter hebat melalui latihan mempresentasikan banyak hal dan tajuk.
5. Ubah Kerangka dan Bingkai Hidup
Kamu dapat memanipulasi diri sendiri berdasarkan kerangka dan bingkai hidup yang berbeda-beda. Kebiasaan ini beririsan dengan sikap adaptif yang ada dalam diri sendiri. Di saat kamu menghadapi orang-orang yang biasa berleha-leha dan bersantai, saat itu juga kamu harus membingkai diri kamu dengan tindakan menolak dan tidak mencontoh sikap mereka.
Jangan takut oleh diri sendiri. Kebiasaan buruk dapat dieliminasi oleh kebiasaan baik berdasarkan pilihan dan kekuatan membentuk diri sendiri. Hal paling penting, jangan pernah menyepelekan kekuatan situasional dan sosial. Manusia dapat mempertahankan eksistensi dirinya karena kemampuan adaptasi dan koordinasi. Orang-orang yang ada di sekitarmu disiapkan untuk bekerja sama dengan diri kamu bukan justru menjadi musuh dalam kehidupan.
0 Komentar